About Me

Mas Agung

Saya adalah seorang blogger pemula jadi maklumi jika masih ada kekurangan....Read More

Cara Menanam Tomat dengan hidroponik

      Cara Menanam  Tomat dengan  hidroponik



petanidota.blogspot.com
         Ingin memiliki tanaman tomat di pekarangan sendiri, namun terkendala halaman atau pekarangan sempit? Jangan bingung! Tomat hidroponik dapat dibudidayakan di lahan sempit sekalipun. Namun, tomat hasil hidroponik akan berbeda dengan tomat yang ditanam di lahan terbuka. Tanaman tomat biasanya sangat bergantung pada keadaan cuaca, lingkungan lahan, dan kondisi tanah. Namun, tomat teknik hidroponik dapat tumbuh di lahan yang keadaan suhu dan tanahnya dapat kita atur sendiri.

Mengenal Tanaman Hidroponik

Berbagai tanaman kini dapat dikembangbiakkan dengan cara hidroponik. Bertanam dengan teknik hidroponik memang sedang tren belakangan ini. Dan memberi peluang bagi Anda yang hobi bercocok tanam namun tidak menyukai bila harus terjun ke tanah atau lahan tanam secara langsung. Hal ini karena banyak alasannya, takut kotor, takut cacing, atau tidak tahan panas dan sebagainya.
Maka bercocok tanam dengan teknik hidroponik adalah salah satu cara alternatif yang dapat ditempuh.
Berbagai tanaman yang dapat ditanam dengan cara hidroponik adalah: tomat hidroponik, cabe hidroponik, bayam, sawi ataupun berbagai sayur dan buah-buahan hidroponik lainnya.

Teknik Hidroponik

Teknik hidroponik itu sendiri secara umum memiliki dua jenis teknik. Yakni teknik hidroponik yang menggunakan media, dan teknik hidroponik yang menggunakan larutan.
Yang dimaksud dengan hidroponik itu sendiri adalah: suatu teknik atau metode bercocok tanam tanpa penggunaan tanah. Melainkan dengan memakai larutan mineral yang bernutrisi. Atau dengan penggunaan bahan lain sebagai pengganti media tanah.
Karena itu seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa ada dua teknik hidroponik. Yakni:

a. Hidroponik media.

Yakni menggunakan media lain selain tanah yang berfungsi mengganti media atau lahan tanah sebagai tempat bercocok tanam. Misalnya dengan memakai sabut kelapa, arang, serbuk kayu, pecahan batu bata serta pasir, dan serat mineral.

b. Hidroponik dengan larutan.

Yaitu menanam tanaman dengan menggunakan larutan bernutrisi yang telah dicampur dengan obat tumbuhan, sehingga lekas tumbuh, lekas besar dan lekas berbuah. Meski tidak tumbuh di atas lahan tanah.

Tahap Menanam Tomat Hidroponik

petanidota.blogspot.com

 

     Untuk Anda yang memang hobi bercocok tanam, atau bahkan menjadikan hidroponik ini sebagai lahan bisnis Anda, maka Anda patut mengetahui cara dan tahap-tahap bertanam hidroponik.
Sehingga tidak hanya mengetahui bagaimana cara bercocok tanam tomat hidroponik saja yang Anda bisa. Namun bisa pula mengetahui cara bercocok tanam pada tanaman lainnya.
Berikut adalah tahapan menanam tomat dengan teknik hidroponik. Dan secara garis besar dapat diterapkan pula pada jenis tanaman lain. Anda hanya tinggal mengganti obyek tanamnya saja. Misalnya mengganti tomat dengan cabe, dan sebagainya.

1. Penyemaian Bibit

petanidota.blogspot.com

 

Biji tomat harus dijadikan bibit dengan menyemai biji dalam wadah semai berbentuk kotak dan berbahan plastik. selama dua bulan. Wadah semai ini diisi dengan media tanam yang mirip sabut kelapa dan disebut rock wool. Setelah dua bulan, tinggi tanaman bibit akan mencapai sekitar 15cm. Tanaman bibit inilah yang akan menjadi tomat hidroponik. Bibit tomat yang sudah jadi ini dapat dipindahkan ke lokasi tanam dan ditanam dalam polybag berukuran 30-35cm yang sudah diisi arang sekam yang disusun secara berjajar.

2. Media Tanam

petanidota.blogspot.com

 

Media tanam yang harus disiapkan adalah sekam padi kering yang sudah dibakar. Arang sekam tersebut dimasukkan ke dalam polybag sekitar 2kg. Kemudian, media tanam ini diletakkan pada bangku tanam di dalam rumah kaca. Jarak antarpolybag sekitar 40cm. Ini berguna agar tanaman tomat dengan teknik hidroponik yang tumbuh tidak bersinggungan dengan tanaman sebelahnya.

3. Penanaman

petanidota.blogspot.com

Bibit yang telah disemai dimasukkan ke dalam polybag-polybag yang telah disiapkan sebagai media tanam. Biasanya, untuk menambah nutrisi tomat hidroponik, media tanam harus ditambah larutan nutrisi. Daun-daun bibit tanaman tomat harus dihindarkan dari percikan nutrisi saat pemberian nutrisi pada media tanam dan usahakan agar daun-daun tanaman bibit tersebut tidak menyentuh arang sekam.

4. Pemeliharaan

petanidota.blogspot.com

 

Pemeliharaan tanaman tomat hidroponik sedikit berbeda karena tanaman tomat hidroponik harus ditanam dalam rumah kaca yang steril dan tertutup agar tanaman tidak terserang penyakit dan serangga yang dapat merusak tomat.

5. Pengecekan

Pengecekan terhadap tanaman tomat harus terus dilakukan, seperti membersihkan daun-daun tua agar area tanam tetap bersih, memperhatikan jangan sampai ada serangga yang menempel pada tanaman tomat, dan membuang buah tomat yang rusak atau busuk.

6. Penyiraman

Penyiraman tanaman tomat hidroponik biasanya dilakukan bersamaan dengan pemberian pupuk. Pupuk tersebut dilarutkan ke dalam air dan disiramkan ke tanaman tomat sehari dua kali penyiraman. Pupuk yang digunakan pun haruslah yang memang khusus untuk tanaman hidroponik. Biasanya, penyiraman dan pemberian pupuk dilakukan pada jam 07.00 pagi saat suhu rumah kaca normal. Pemberian berikutnya dapat dilakukan jam 16.00 sore. Jangan melakukan penyiraman saat suhu rumah kaca dalam keadaan panas akibat terik matahari siang.

7. Pemanenan

petanidota.blogspot.com

 

Pemanenan tomat teknik hidroponik ini dapat dilakukan sekitar 2-3 bulan kemudian. Satu tanaman hidroponik dapat dilakukan panen sampai dua kali selama 10 bulan. Setelah itu, tanaman harus diganti dengan bibit baru. Buah tomat yang telah dipanen sebaiknya tidak dicuci dengan air agar buah tidak cepat busuk. Tomat-tomat hidroponik tersebut cukup dilap dengan kain bersih yang kering dan langsung dikemas.

Prospek Bisnis Tanaman Hidroponik

Apabila Anda sudah menguasai teknik dari bercocok tanam hidroponik. Bahkan bisa sampai menguasai teknik penanaman dan pengembakbiakannya. Maka Anda bukan tidak mungkin dapat mengembangkan usaha menjadi pengusaha tanaman hidroponik.
Banyak prospek bisnis yang berkembang dari teknik hidroponik ini, misalnya:
  1. Menjadi pengusaha petani tanaman hidroponik.
  2. Menjadi pedagang tanaman hidroponik.
  3. Menjadi penjual dan supplier pupuk hidroponik.
  4. Membuka usaha menjadi distributor bagi tanaman hidroponik.
  5. Membuka restaurant khusus makanan dari hasil hidroponik.
  6. Membuka jasa pelatihan khusus dan training bercocok tanam hidroponik.
  7. Menjadi investor bagi usaha dan bisnis hidroponik.
  8. Menjadi pemilik lahan yang dapat disewakan kepada pengusaha hidroponik.
  9. Membuka koperasi yang khusus menjual tanaman hidroponik, berikut perlengkapannya.
  10. Membuka toko peralatan bertanam dengan teknik hidroponik.
  11. Membuka bisnis online perdagangan tanaman hidroponik.
Nah! Dari satu bidang saja yakni hidroponik, serta dari satu jenis tanaman saja yaitu tomat hidroponik ternyata akan dapat berkembang menjadi belasan bisnis dan prospek usaha yang sangat memungkinkan untuk menjadi berhasil.
Tinggal kini tergantung kepada Anda untuk mencoba memulai bisnis ini. Karena bisa saja dari hal yang sepele seperti mencoba belajar bertanama tomat hidroponik, kemudian jiwa bisnis Anda bergelora untuk terbuka kepada prospek-prospek bisnis lainnya.
Kemudian bagaimana Anda akan memulai bisnis tersebut? Berikut tips menarik yang akan dibagikan kepada Anda, bagaimana memulai bisnis menarik ini.
  1. Pelajari baik-baik lebih dulu apa itu hidroponik, dan bagaimana tekniknya.
  2. Belajarlah bertanam hidroponik. Misalnya mencoba bertanam tomat lebih dulu.
  3. Cobalah untuk test market, dengan membagikan tomat hasil tanam Anda kepada orang-orang di lingkungan Anda.
  4. Selanjutnya, kembangkan dulu tanaman tomat ini lebih dulu. Dengan cara bertanam dengan menggunakan lahan yang lebih luas.
  5. Mulailah mencoba memperdagangkan tomat Anda. Cukup kecil-kecilan saja dulu. Misalnya di depan rumah Anda sendiri. Atau menitipkannya pada pedagang sayur keliling.
  6. Buatlah dan umumkan usaha tomat dengan teknik hidroponik Anda secara online. Siapa tahu ada peluang pemasaran yang lebih baik dari situ. Dan berbisnis secara online tidak ada ruginya. Tomat Anda tidak busuk, seperti apabila Anda berdagang secara fisik setiap hari.
  7. Jangan pernah menyerah. Tekuni terus. Dan jangan pernah bosan.
Kini Anda telah siap! Bukan hanya sebagai petani tomat hidroponik, namun juga menjadi pengusaha tanaman hidroponik. Selamat berhidroponik ria.
SHARE

Petanidota

Semoga Bermanfaat dan terus berusahan membuat hal yang sederhana menjadi istimewa.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. Sy pingin belajar hidroponik, jika ada pelatihannya mohon infokan sy di email: ubaitop@gmail.com

    ReplyDelete

resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut

Translate